Langkah Tepat Pertolongan Pertama Orang Tua untuk Penyembuhan Diare Pada Anak

 

 

Selalu sehat kamu beserta keluarga ya, kesempatan yang saya punya kali ini saya ingin memberikan informasi dan tips penting buat kamu, apa lagi kalau kamu adalah orang tua yang memiliki buah hati yang lagi sakit diare, sebab artikel ini akan membahas mengenai pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan untuk menyembuhkan buah hati kamu dari penyakit diare, jika tertarik lanjutkan terus membacanya ya.

Sebagai orang tua yang mempunyai buah hati kecil memang susah susah gampang, dimana semuanya harus diperhatikan secara detail. Apalagi masalah kebersihan yang bagi si kecil sangat rentan sekali memasukkan apapun ke mulut tanda dipilah pilih.

Hal itu bukan hanya membuat kotor tetapi lebih kepada kesehatan si kecil yang terancam. Ya, diare menjadi salah satu kondisi yang disebabkan oleh masuknya kuman, bakteri, virus ataupun parasit dalam tubuh melalui berbagai hal. Jika kebersihan yang kurang terjaga bukan tidak mungkin akan lebih mudah terserang pada buah hati Kamu.

Menjadi orang tua harus sigap apapun kondisi anak, apalagi ketika sedang terserang penyakit diare. Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah cairan dalam tubuh si kecil, jangan biarkan kurang sampai dehidrasi.

Seperti yang telah dikatakan oleh pemerintah bidang kesehatan, jika di Indonesia sendiri masih menduduki peringkat tinggi bayi meninggal akibat diare yang kurang penanganan yang tepat. Hal itu bukan masalah tenaga medis ataupun orang tua saja, melainkan kerjasama antara kedua untuk sigap segera melakukan pertolongan ketika sudah diketahui gejalanya.

Selain adanya parasit, bakteri, kuman ataupun yang lainnya, penyebab diare sendiri juga bisa dialami oleh si kecil akibat beberapa hal lain seperti:

  1. Terjadinya gangguan pencernaan yang sudah ada membuat usus terinfeksi atau bermasalah.
  2. Kondisi alergi pada makanan tertentu juga bisa menjadi pemicu, ini bagi bayi yang sudah MPASI.
  3. Tidak cocok jenis susu yang baru saja diganti atau diberikan oleh orang tua.
  4. Mengalami masalah kesehatan lain yang lebih serius.
  5. Keracunan jenis makanan tertentu.

Diare pada anak biasanya tidak perlu melakukan pengobatan, karena memberikan obat-obat khusus pada si kecil masih sangat rentan. Kalau sudah begitu, bagaimana cara penyembuhan diare yang tepat pada anak? Selain dengan melakukan vaksin yang telah dianjurkan oleh pemerintah, diare pada anak juga bisa diatasi melalui beberapa cara sederhana seperti berikut ini:

1. Selalu memperhatikan cairan.

Ini menjadi poin utama yang perlu untuk diperhatikan oleh orang tua supaya anak terhindar dari dehidrasi yang akan menyebabkan masalah lain muncul. Jika memang si kecil masih ASI full, biasanya diberikan 2 jam sekali lakukan lebih sering seperti 1 jam. Jika dinilai aman dan atas anjuran dokter bisa menggunakan oralit.

2. Malnutrisi dengan makanan bergizi.

Jika si kecil sudah mulai untuk makan bisa melakukan pemberian melalui beberapa jenis makanan bergizi. Ini pastikan tidak mengandung minyak dan serat tinggi karena justru akan mengakibatkan masalah diare lebih parah.

3. Hindari pemberian obat.

Ada aturan sendiri si kecil untuk diberikan obat, sebagai orang tua harus meminimalisir semaksimal mungkin supaya si kecil tidak mengkonsumsi berbagai jenis obat. Namun pastikan untuk memperhatikan ketika tidak terlambat dan paham kapan harus dibawa ke dokter.

Secara umum memang sederhana cara penyembuhan diare pada anak atau bayi, namun jika hal itu tidak segera dilakukan pasti akan berimbas pada beberapa masalah lain. Sebenarnya saat ini ada obat yang aman di pasaran untuk anak seperti entrostop herbal anak yang aman karena memiliki kandungan bahan alami di dalamnya.

Anak saya juga jika sedang mengalami diare selalu saya beri obat entrostop herbal anak tersebut, selain mengikuti tips yang sudah saya tuliskan diatas karena obat ini sangat mudah untuk saya temui di apotik dekat rumah, namun bagi bayi belum ada obat khususnya sih.

Jadi jika memang masalah masih saja berlanjut walaupun sudah mengikuti tips dan info di atas, bisa langsung hubungi dokter. Atau jika menemukan tanda seperti pucat wajah, sesak nafas, penurunan kesadaran, pipis tidak teratur sampai dengan demam tinggi langsung konsultasikan pada dokter anak terdekat sebelum terlambat.